• Kamis, 16 Juli 2026

Kebiasaan Makan Saat Begadang Bisa Bikin Gendut Lho...

.
Krisman Purwoko, ImpresiOnline.id
- Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB
lakewoodranchmedicalcenter
lakewoodranchmedicalcenter

Sebuah studi baru menemukan bahwa jam biologis alami dapat memengaruhi kebiasaan makan dan bikin gendut alias meningkatkan obesitas. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Nutrition.

Tubuh kita bekerja berdasarkan jam internal yang mengontrol lebih dari sekadar tidur. Jam ini juga memengaruhi hormon, rasa lapar, pencernaan, dan cara tubuh menggunakan energi.

Para ilmuwan semakin tertarik untuk mengetahui apakah makan pada waktu yang salah menurut jam biologis tubuh kita dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik.

Untuk menyelidiki pertanyaan ini, para peneliti mempelajari 287 wanita sehat yang tinggal di Auckland, Selandia Baru. Peserta mewakili komunitas Pasifik dan Eropa.

Setiap wanita mengisi kuesioner tidur yang terkenal yang memungkinkan para peneliti untuk mengklasifikasikan mereka sebagai tipe bangun pagi, tipe menengah, atau tipe begadang.

Para peserta juga mencatat catatan harian makanan secara detail selama lima hari berbeda sehingga para peneliti dapat mengukur tidak hanya apa yang mereka makan tetapi juga kapan mereka makan.

Alih-alih hanya mengandalkan timbangan, para ilmuwan mengukur lemak tubuh menggunakan teknologi pemindaian DXA. Sampel darah juga dikumpulkan untuk memeriksa kolesterol, gula darah, insulin, trigliserida, dan hormon yang terkait dengan rasa lapar dan lemak tubuh.

Meskipun ketiga kelompok mengonsumsi jumlah kalori yang serupa, pola makan mereka sangat berbeda. Tipe begadang cenderung menunda makan mereka, seringkali makan sangat sedikit di pagi hari dan mengonsumsi lebih banyak makanan di malam hari.

Mereka juga makan lebih sedikit makanan yang mengandung vitamin, mineral, dan serat penting.

Perbedaan ini tercermin dalam pengukuran kesehatan mereka. Tipe begadang umumnya memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi, nilai BMI yang lebih tinggi, dan lebih banyak lemak yang tersimpan di sekitar perut.

Tes darah menunjukkan profil metabolisme yang kurang sehat, termasuk insulin dan trigliserida yang lebih tinggi dan kolesterol HDL yang lebih rendah.

Para peneliti percaya bahwa hal ini mungkin terjadi karena tubuh memproses makanan secara berbeda sepanjang hari.

Jam internal kita mempersiapkan pencernaan dan metabolisme untuk bekerja lebih efisien selama jam-jam tertentu. Kebiasaan makan larut malam secara teratur dapat mengurangi efisiensi alami ini.

Para peneliti menekankan bahwa temuan ini tidak boleh digunakan untuk menilai orang yang secara alami begadang.

Halaman:

Editor: Krisman Purwoko

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

Terpopuler

X