iptek

Untuk Pertama Kali Para Ilmuwan Mendeteksi Gula di Ruang Angkasa

Rabu, 15 Juli 2026 | 20:21 WIB
Ashley Barnes/Izaskun Jiménez-Serra/Juan García de la Concepción

Menggunakan jumlah eritrosa yang diukur di awan, para peneliti memperkirakan bahwa antara sekitar 500.000 dan 50 juta metrik ton gula ini mungkin telah dikirim ke Bumi selama Late Heavy Bombardment, periode antara sekitar 4,1 dan 3,8 miliar tahun yang lalu ketika asteroid dan komet yang tak terhitung jumlahnya menghantam planet muda tersebut.

Jika demikian, gula-gula yang berasal dari luar angkasa ini mungkin telah menyediakan beberapa bahan baku yang dibutuhkan untuk proses metabolisme paling awal dan molekul-molekul yang pertama kali bereplikasi sendiri.

Para peneliti mengatakan penemuan ini juga membuka kemungkinan menarik untuk studi di masa depan.

Jika satu gula dapat ditemukan di ruang antarbintang, gula-gula lain mungkin juga menunggu untuk ditemukan, termasuk ribosa—gula yang membentuk bagian penting dari RNA dan dianggap sebagai salah satu molekul kunci yang terlibat dalam asal usul kehidupan.

Halaman:

Terkini